Bali Promotion Center

Bali Promotion Center
Bali Promotion Center Media Promosi Online

December 21, 2010

Two men with one message Why we want you to be rich , Ambil keputusan untuk melangkah menjadi pengusaha di 2011

Robert Kiyosaki and Donald Trump speak out  as interviewed regarding the new book they co-authored "Two men with one message : Why We Want You to Be Rich"
Banyak orang memilih terus menjadi eksekutif ketimbang menjadi
entrepreneur. Alasannya, kerap sangat klasik dan sederhana. Tak mau
repot, tak punya modal, atau takut gagal. Ada juga yang memilih terus
menjadi eksekutif karena merasa sudah mapan dengan posisi tersebut.

Yang menarik, mereka yang punya ketakutan seperti itu seringkali belum

pernah mencoba sama sekali untuk membuka bisnis serta menjalani usaha
mandiri. Atau, baru mencoba satu, dua kali, tak memperoleh return
seperti yang diharapkan, putus asa, lalu memilih menghentikan usahanya.

Padahal, mencoba menjadi entrepreneur-dalam konteks tulisan saya,

pengusaha muda-merupakan tantangan yang mengasyikkan. Tentu saja,
jadilah pengusaha muda yang smart dan profesional. Jangan pernah
berpikir untuk menjadi 'pengusaha yang hitam'. Apalagi, itu dicapai
melalui jalan pintas, dengan cara-cara yang tak etis -misalnya, korupsi,
kolusi, suap dan semacamnya.

Percayalah, energi-baik tenaga maupun biaya - yang kita keluarkan untuk

menjadi pengusaha muda yang smart dan profesional, dengan menjadi
konglomerat hitam, akan sama besarnya. Tapi, hasil yang diperoleh akan
jauh bertolak belakang.

Semakin ditekuni, entrepreneur yang berkarakter smart dan profesional,

hampir dipastikan bakal menuai kesuksesan. Sedangkan sekali saja kita
terjerumus pada praktik bisnis hitam-apalagi kalau dilakukan
berkali-kali - penjara, baik dalam arti kata sesungguhnya amupun kiasan,
bakal menjadi tempat kita menghabiskan masa tua.


10 Alasan

Ada 10 alasan, sebaiknya kita mulai mencoba menjadi pengusaha mandiri.

Pertama, dengan menjadi pengusaha mandiri, kita akan bebas menentukan

nasib sendiri. Kalau kita ingin cepat sukses, ya perlu bekerja ekstra
keras. Kalau memilih lebih santai, juga bisa. Tergantung selera saja.

Kedua, tak terikat jam kerja. Barangkali, sebagai eksekutif sebuah

perusahaan besar yang berkantor di pusat bisnis Jakarta, kita kerap
jenuh dengan rutinitas kerja yang bersiklus nine to five. Apalagi, itu
harus dilakukan dengan kemacetan Jakarta yang amat menjengkelkan. Dengan
usaha mandiri, kita bisa mengatur sesuka hati jam kerja. kita juga bisa
mengambil cuti kapan pun.

Ketiga, ide yang menumpuk di kepala bisa langsung diimplementasikan

menjadi bisnis yang mungkin amat potensial. Ini, sulit dilakukan para
eksekutif. Walaupun kita bekerja di sebuah korporasi yang amat besar,
kita hanyalah "sebuah sekrup kecil dari sebuah mesin raksasa."

Keempat, persoalan modal. Ini memang kerap menjadi ganjalan bagi

seseorang untuk menjadi pengusaha muda. Padahal, untuk memulai tak
selamanya membutuhkan modal berupa uang dalam jumlah besar. Ingat modal
utama pengusaha muda adalah integritas, konsep bisnis, atau ide
cemerlang, ditambah jaringan perkawanan yang luas, yakinlah itu saja
sudah cukup. Dari sini, biasanya dukungan akan mengalir.

Ingat jangan cepat-cepat pinjam uang jika itu tidak sangat benar-benar

dibutuhkan.

Kelima, yang harus dipahami, perlu 'mental pengusaha', yaitu ketekunan

ekstra untuk menjadi pengusaha muda. Karena di awal usaha, biasanya
pasti muncul kendala-apa pun bentuknya. Jalani saja! Yakinlah, semua
persoalan akan tereliminasi dengan semakin berpengalamannya kita
menekuni bisnis tersebut. Kalau ada pepatah yang mengatakan 'tua-tua
keladi, makin tua makin menjadi', maka bagi kita, yang pas adalah 'makin
tua makin menghasilkan.'

Keenam, bagaimana kalau gagal? Itu memang risiko setiap usaha. Jika kita

berpikir pasti gagal, kita pasti akan gagal! Jika kita berpikir pasti
sukses, kita pasti sukses! Potensi kegagalan bisa diminimalisasi, jika
kita cermat dan mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang, sebelum
memulai usaha.

Yang perlu diingat, rata-rata sebuah usaha mandiri baru bisa dilihat

hasil konkret setelah lima tahun. Walau, ada juga yang lebih cepat atau
lebih lama dari kalkulasi itu. Biasanya, setelah lima tahun usaha kita
akan mulai stabil. Dalam situasi itu, kita tinggal mengatur
akselerasinya - kapan harus direm, atau kapan musti dipercepat.

Ingat, hasil usaha haruslah wajar, selebihnya jika serakah akan menjadi

'gambling'. Ini yang sering kali menghancurkan kita.

Ketujuh, sebagai pengusaha muda yang mandiri, tentu saja kita tak perlu

takut dipecat. kita juga tak harus khawatir akan kehilangan jabatan,
lalu melakukan politik di kantor, setiap kali menjelang RUPS.

Kedelapan, sebagai pengusaha muda yang mandiri, kita akan selalu menjadi

'kepala' di perusahaan. Walau sekecil apa pun bisnis kita. Ini, tentu
lebih nikmat ketimbang menjadi 'ekor' -- seberapa pun besarnya -- di
perusahaan milik orang lain.

Kesembilan, dengan memiliki sendiri sebuah usaha, kita tak akan pernah

menjadi pensiunan. Kecuali, kalau memang kita ingin menyerahkan semua
kepemilikan dan pengelolaan usaha yang kita rintis kepada orang lain.

Kesepuluh, kita bisa menikmati kebebasan finansial. Meski tak mesti

harus menjadi konglomet. Ingat, jangan ingin cepat kaya, karena pasti
akan terjungkal. Dan memang, sebaiknya kita jangan mengelola usaha
dengan terburu-buru. Pertahankan 'life style kita'. Hiduplah sederhana,
dengan kebebasan finansial, pasti terasa lebih nyaman.

Jadi, mengapa harus menunggu? Ubah paradigma kita! Mulailah menjadi

pengusaha, sekarang!!

Oleh Cristovita Wiloto

Managing Partner Wiloto Corp. Indonesia
Sumber: Bisnis Indonesia


Most small business owners I know are like me, they love what they do. I bet you do too. That’s one of the main reasons many of us chose to go out on our own. We also like the flexibility, the opportunity to be creative, and the possibility of shaping our own future.

Business owners fall into two categories—the self-employed and the entrepreneurs.

The self employed are those who have a talent or skill and they know there are people willing to pay them for their time, product or service. So they employ themselves rather than work for someone else. They get business cards, stationary, possibly an office. They begin marketing their services and after a while they have some customers. After a while, they find themselves working too many hours, constantly trying to fill the pipeline with new prospects, and sometimes wondering if they’ve bought themselves a glorified j-o-b. They can’t take too much time off because without them there is no business or income. Even franchisees, who have the support of a proven system, can find themselves in this category. Certainly many home based businesses, consultants, coaches, infopreneurs and service professionals end up on this treadmill. We’re talking about talented professionals—people who, like you, work hard and deserve success! Unfortunately, a majority of business owners fall into this category.

The entrepreneurs, on the other hand, are the business owners who seem to grow their businesses effortlessly, and maintain steady growth. You talk to them and although they work hard, they’re off for a three day weekend at the beach or a European vacation. They do charity work and participate in activities with their kids. What do they know that the self employed do not?

They have gained the Entrepreneurial Mind Set. An entrepreneur is a great strategist and a master at getting others excited about helping them grow their business. They know they need to develop multiple profit centers in their business, not just one or two, so they’re constantly looking for creative opportunities to do so. And some of those profit centers need to be passive income that is not dependent on their time. In other words they’re not always selling time for money. In addition, the entrepreneur knows how to make the most of ever opportunity to bring in new prospects, convert them to paying clients, and get them to buy repeatedly. That means carefully planning, strategizing, measuring results against expectations and re-adjusting. It means taking calculated risks and learning from the ideas that fail—and there are always ideas that fail.

Once this Mind Set is mastered, small business growth usually explodes. These are the people who achieve a Big Vision for their business and life.

If you find yourself thinking you don’t have the time to put together the plans and strategy you need to achieve this mind set, try thinking about where you’ll be a year or two from now if you don’t. I can tell you where you’ll be—self-employed.

Become obsessed with the potential of your business. Become determined to think like an entrepreneur.
Janis Pettit is a small business coach and marketing expert who has owned successful small businesses for 21 years and has coached hundreds of small and solo business owners, showing them how to dramatically increase profits and build wealth.  She is co-author of 145 Ways to Market Your Small or Solo Business and creator of numerous business marketing home-study courses and coaching programs. Get her free e-book, 12 Secrets to Building a Profitable Small or Solo Business, plus access to business building audios at http://smallbusiness-bigresults.com.

The decision to become an entrepreneur is a tough one, what will people think of you, how are you going to cope? What does it mean you need to do? What are the main reasons you are going to choose to be an entrepreneur rather than an employee? What are the actual benefits to the entrepreneur, and their mindset?
Firstly, I chose to become an entrepreneur, not for the money, the money is a secondary benefit, I chose to become an entrepreneur because of the lifestyle! Being able to work from home, not having to worry about the how much the next bill is going to cost, I wanted to be able to know I can pay off my loans for a car before I even had them.
Many people choose to become entrepreneurs for the freedom, but what does that actually entail for you? Flying first class whenever you want, having a new Beamer in your garage, at your awesome house? Does it mean staying at all of those 5 star resorts when you aren't at home? Skip trying to climb the corporate ladder and college, and you will be able to retire earlier, avoiding the rat race.
As opposed to being an employee, working constantly, trading time for money, having no money saved in the bank for them to retire on. Having to retire later than an entrepreneur and having to work harder, not smarter for everything, and struggle in the rat race.
Entrepreneurs are known to be the ones who do whatever it takes to get something done, they don't give up, and employees are just worker bees, serving a 'greater' cause, unaware how ineffective trading time for money is.
What choice are you going to make, to have the benefits of an entrepreneur, or be caught in the rat race, as an employee. I sure know what choice I am going to choose.

We wish you a joyous Christmas 2010


Merry Christmas 2010 and Happy New year 2011
Post a Comment