Bali Promotion Center

Bali Promotion Center
Bali Promotion Center Media Promosi Online

December 18, 2010

Occupancy rate akomodasi di Bali meningkat dan reservasi saat ini mencapai 80 persen

80% Kamar Hotel Telah Terpesan
Beritabali.com, Renon, Berdasarkan data Dinas Pariwisata Bali menjelang akhir tahun secara rata-rata hampir 80 persen kamar-kamar hotel di Bali telah terbooking atau terpesan.

Diperkirakan diatas tanggal 20 Desember hingga 4 Januari 2011 hampir 90 % kamar hotel akan terpesan untuk liburan akhir tahun.

Namun khusus untuk hotel di kawasan Kuta, Sanur, Nusa Dua dan Ubud akan terpesan habis, mulai dari hotel bintang lima hingga hotel kelas melati.

Kepala Dinas Pariwisata Bali Ida Bagus Subhiksu pada keteranganya di Renon, Jumat (17/12) mengatakan secara umum Bali tetap menjadi pilihan untuk liburan akhir tahun. Tetapi Bali selalu menghadapi permasalahan tidak meratanya distribusi kunjungan wisata.

Menurut Subhiksu, kedepan menjadi tantangan untuk kabupaten/kota di Bali untuk mulai mengembangkan paket wisata unggulan di masing-masing kabupaten agar menjadi daya tarik bagi wisatawan.

“Selama ini wisatawan terkooptasi, kalau tidak ke Kuta, Nusa Dua atau Ubud mereka merasa belum ke Bali. Maka ini tantangan bagi kabupaten lain untuk mengembangkan paket unggulannya,” papar Ida Bagus Subhiksu.

Kepala Dinas Pariwisata Bali Ida Bagus Subhiksu menyampaikan pengembangan pariwisata di Kabupaten di luar Denpasar, Badung dan Gianyar kini masih terkendala masalah jarak tempuh dan ketersediaan infrastruktur yang memadai. (mlt)

Australia Paling Cerewet Tanya Rabies di Bali
Beritabali.com, Denpasar, Dinas Pariwisata Bali memastikan hingga saat ini belum ada negara yang memberlakukan travel warning atau larangan berkunjung bagi warganya ke Bali terkait peningkatan kasus rabies di Bali.

Hingga saat ini beberapa negara telah beberapa kali mempertanyakan perkembangan kasus rabies di Bali. Negara tersebut seperti diantaranya China, Hongkong, Australia dan Denmark.

Kepala Dinas Pariwisata Bali Ida Bagus Subhiksu pada keteranganya di Renon (17/12) mengatakan negara-negara yang mempertanyakan kasus rabies sebagian besar karena kekhawatiran terhadap warganya yang berada di Bali.

Namun dari negara-negara yang mempertanyakan kasus rabies di Bali, Australia menjadi negara yang paling rutin mempertanyakan kasus rabies. Bahkan setiap minggu pemerintah Australia meminta perkembangan kasus rabies di Bali.

“Kalau Australia setiap saat dia bertanya, karena masyarakat Australia kan cukup banyak di Bali. Malah tiap minggu mereka minta konfirmasi,” ucap Ida Bagus Subhiksu.

Subhiksu menyebutkan walaupun kasus rabies terus terjadi di Bali, namun selama Januari-September tahun ini jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali mencapai lebih dari 1,9 juta wisatawan.

Jumlah ini meningkat 9, 26 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dimana wisatawan yang paling banyak
berkunjung ke Bali adalah wisatawan asal Australia yang jumlahnya mencapai 463.000 wisatawan atau 24,14 persen. (mlt)


We wish you a joyous Christmas 2010

Merry Christmas 2010 and Happy New year 2011

Post a Comment