Bali Promotion Center

Bali Promotion Center
Bali Promotion Center Media Promosi Online

January 23, 2011

Keluhan-keluhan Selama Kehamilan

KELUHAN-KELUHAN pada umumnya terjadi selama masa kehamilan. Keluhan tersebut umum didapatkan pada kondisi hamil dan merupakan kejadian yang normal. Keluhan tersebut diantaranya adalah:

Mual dan muntah pada awal kehamilan


Mual dan muntah yang terjadi pada kehamilan diakibatkan karena perubahan hormonal yang umumnya terjadi diawal kehamilan. Penatalaksanaan mual dan muntah ini adalah mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak cairan, makan secara perlahan dan mengunyah secara sempurna, hindari makanan gorengan, pedas dan berminyak. Hubungi dokter bila muntah terjadi terus-menerus sehingga makanan atau minuman tidak dapat masuk. Hal ini dapat menyebabkan dehidrasi (kekurangan cairan) dan harus diterapi sesegera mungkin.


Heartburn


Heart burn adalah sensasi rasa panas atau rasa tidak nyaman yang dirasakan dibalik tulang dada atau tenggorokan atau keduanya. Heart burn adalah keluhan yang sering terjadi selama kehamilan. Modifikasi gaya hidup yang dianjurkan adalah memperbaiki postur, mempertahankan posisi berdiri terutama setelah makan, dan modifikasi diet seperti makan makanan dalam jumlah kecil, mengurangi makan makanan berlemak dan makanan yang dapat mengiritasi lambung seperti kafein.


Konstipasi (sembelit)


Konstipasi adalah hambatan pengeluaran dari sisa-sisa makanan yang berkaitan dengan kesulitan BAB akibat tinjak yang keras disertai dengan nyeri pada perut. Gandum atau makanan yang mengandung serat efektif dalam menangani konstipasi. Apabila nyeri perut dan konstipasi yang terjadi tidak ada perbaikan dengan asupan makanan berserat, maka penggunaan laksatif sebagai perangsang lebih efektif dibandingkan laksatif yang membentuk masa tinja.


Hemoroid


Hemoroid atau sering dikenal dengan wasir atau ambeien adalah penonjolan vena di sekitar anus (dubur) yang ditandai dengan perdarahan anorektal (daerah dubur dan rektum ), nyeri dan gatal di anus. Tatalaksana untuk hemoroid meliputi modifikasi makanan, krim (seperti Anusol-HC), pengobatan oral (lewat mulut), dan operasi. Minum air yang banyak dan buah-buahan dapat melunakkan tinja, hindari terjadinya konstipasi ubah posisi duduk an berdiri secara berkala, usahakan tidak mengedan ketika BAB, hindari pakaian dalam yang ketat, celanan ketat, dan diskusikan terapi hemoroid dengan dokter yang merawat.


Varises Vena


Varises vena disebabkan oleh pengumpulan darah pada vena bagian perifer (tepi) akibat tidak efisiennya katup pada ada. Pada kondisi normal, katup pada vena mencegah darah kembali mengalir ke tungkai. Varises vena merupakan keluhan umum akibat kehamilan. Terapi penekanan dengan menggunakan stoking khusus dapat mengurangi gejala varises yang sudah terjadi namun tidak dapat mencegah varises yang akan terjadi. Prinsip penatalaksanaan pada varises vena ialah pengaturan posisi baik duduk maupun berdiri.


Bercak pada Vagina


Wanita umumnya memproduksi cairan vagina lebih banyak ketika hamil. Bercak vagina normal pada umumnya berwarna putih atau bening, tidak gatal atau terasa panas, tidak berbau, dan dapat terlihat berwarna kuning atau mengering pada pakaian dalam. Apabila bercak tersebut memiliki bau tidak enak diikuti dengan rasa gatal atau panas, berkaitan dengan nyerti ketika berkemih, maka wanita tersebut mungkin menderita infeksi. Untuk menghindari terjadinya infeksi bakteri pada vagina gunakan pakaian dalam yang memiliki bahan katun atau yang terbuat dari serat natural, jangan menggunakan cairan pembersih vagina. Hubungi dokter bila mengalami gejala rasa terbakar, gatal, bengkak, bau tidak enak, bercak darah, atau bercak berwarna hijau atau kuning terang pada vagina.


Nyeri Punggung


Nyeri punggung pada wanita hamil berkaitan dengan peningkatan berat badan akibat pembesaran rahim dan peregangan dari otot penunjang. Terdapat 3 tipe tatalaksana yang dapat dilakukan pada nyeri punggung akibat kehamilan yaitu senam di dalam air, bantal Ozzlo, akupuntur yang berkaitan dengan fisioterapi. Modifikasi gaya hidup seperti pemakaian sepatu berhak rendah (tapi tidak datar), menghindari mengangkat bendar berat, lakukan posisi berjongkok ketika mengambil barang yang terjatuh.


Gangguan Berkemih


Pada triwulan pertama, pembesaran rahim pertumbuhan janin dapat menekan kandung kemih sehingga menyebabkan seringnya berkemih pada wanita hamil. Oleh karena itu disarankan menghindari pakaian dalam yang ketat.


Pembengkakan pada Tungkai dan Kaki


Penekanan pembuluh arah akibat pertumbuhan dari janin menyebabkan tertahannya cairan pada tungkai sehingga terjadilah edema (bengkak) pada tungkai dan kaki. Untuk mengurangi pembengkakkan disarankan jangan berdiri dalam waktu lama,, banyak minum cairan (6-8 gelas perhari), hindari makanan dengan kadar garam tinggi, letakkan tungkai dan kaki pada posisi tinggi ketika duduk, pilih sepatu yang berhak rendah.


dr. Putu Aditya Adi Purbawa


 Happy New year 2011
Post a Comment