Bali Promotion Center

Bali Promotion Center
Bali Promotion Center Media Promosi Online

January 05, 2011

Pariwisata Hasilkan Devisa 7,6 Miliar Dolar

Denpasar (Bali Post) -


Sumbangan devisa dari sektor pariwisata di 2010 cukup besar. Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata memperkirakan devisa yang dihasilkan dari kunjungan wisman 2010 mencapai lebih dari 7,6 miliar dolar AS. Sedangkan jumlah kunjungan wisman 2010 mencapai angka 7,01 juta wisman dengan spending money sebesar 1.085 dolar AS per orang.


Direktur Promosi Luar Negeri Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Gede Pitana menyatakan, jumlah devisa ini merupakan sumbangan dari wisatawan yang berjumlah 7,01 juta wisaman selama kunjungan 2010. Tahun 2010 lalu spending money wisatawan mengalami peningkatan dari sebelumnya 998 dolar AS menjadi 1.085 dolar AS pada 2010, dengan leght of stay wisman di 2010 lalu mencapai lebih dari 8 hari. ''Angka ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya,'' ujar Gede Pitana, Selasa (4/1) kemarin.


Menurutnya, periode 2011 pemerintah pusat menetapkan target kunjungan 7,7 juta wisman. Target ini meningkat sekitar 10 persen dibandingkan kunjungan 2010. Namun jika dibandingkan target 2010, maka pertumbuhannya bisa melebihi 15 persen.


Bali sebagai destinasi utama pariwisata di Indonesia memberikan kontribusi yang cukup besar. Dari kunjungan wisman ke Bali sekitar 2,45 juta, Bali memberikan sumbangan devisa dari kunjungan wisman 2,658 miliar dolar. ''Atau lebih dari dari 34 persen,'' sebutnya.


Kadisparda Bali I.B. Kade Subhiksu menyatakan Bali memasang target pertumbuhan pariwisata di 2011 mencapai 2,5 juta hingga 2,6 juta. Dengan indikator lonjakan kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) di periode 2010. Data kunjungan sementara wisman periode Januari-November tercatat 2.275.293 orang. Angka tersebut naik 11 persen dibandingkan periode yang sama di 2009 dengan jumlah kedatangan mencapai 2.047.389 orang. ''Target kunjungan pencapai 2,5 juta hingga 2,6 juta wisatawan asing di 2011 masih bersifat sementara,'' ungkap Subhiksu.


Kendati demikian, pencapaian target pertumbuhan pariwisata Bali 2011 akan sangat ditentukan dari kondisi keamanan, kelancaran penerbangan, tersedianya infrastruktur yang mendukung, serta pemecahan masalah seperti banjir dan sampah. ''Kami akui banyak kendala yang dihadapi sektor pariwisata terutama di bidang infrastruktur yang belum tertata dengan baik. Namun kami akan terus berusaha memperbaiki setiap kekurangan demi kemajuan pariwisata Bali,'' pungkasnya. (par)



 Happy New year 2011
Post a Comment