Bali Promotion Center

Bali Promotion Center
Bali Promotion Center Media Promosi Online

May 16, 2011

Siswa SMA Bali Rayakan Kelulusan dengan Berpakaian Adat

Siswa SMA Bali Rayakan Kelulusan dengan Berpakaian Adat

Metro Siang / Nusantara / Senin, 16 Mei 2011 12:15 WIB

Metrotenews.com, Kendari: Siswa SMA di berbagai daerah merayakan kelulusan mereka usai menempuh Ujian Nasional (UN). Di antaranya dirayakan dengan melakukan aksi coret- coret di seragam dan dirayakan siswa dengan berpakaian adat.

Aksi coret-coret dilakukan siswa SMA yang baru dinyatakan lulus ujian nasional di Kendari Sulawesi Tenggara.

Aksi ini sepertinya telah dipersiapkan oleh para siswa sebelumnya. Sehingga ketika keluar pengumuman kelulusan di surat kabar, para siswa langsung melakukan aksi coret-coret dengan spidol dan pewarna lain.

Aksi coret-coret ini sebenarnya telah dilarang Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Sulawesi Tenggara. Namun guru dan pihak sekolah kesulitan melakukan kontrol atas ekspresi siswa tersebut.

Untuk tahun ini, tingkat kelulusan siswa SMA, SMK dan Madrasah Aliyah di propinsi Sulawesi Tenggara, mencapai 98,44 persen, lebih tinggi dari tahun sebelumnya.

Aksi coret-coret seragam untuk merayakan kelulusan UN juga dilakukan siswa SMA di Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Aksi ini antara lain dilakukan ratusan siswa di sekolah dan jalan umum, sehingga arus lalu lintas di sekitar sekolah sempat terganggu.

Tingkat kelulusan siswa SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah di Nusa Tenggara Timur, tahun ini lebih tinggi dibanding tahun lalu.

Berbeda dari tempat lain, pengumuman kelulusan Ujian Nasional SMA di Denpasar Bali dirayakan dengan cara lebih teratur. Siswa memakai pakaian adat Bali ke sekolah untuk melihat pengumuman.

Berpakaian adat sengaja diterapkan pihak sekolah, untuk mencegah aksi coret dan kebut-kebutan di jalan.

Di SMA Negeri 4, Denpasar, Bali. siswa yang lulus 100 persen dari total peserta 259 orang. SMA Negeri 4 juga menjadi sekolah SMA dengan rata-rata nilai ujian tertingi di Provinsi Bali. (RIE)
Post a Comment